|
Liputan(?) versiku di: http://twinkle-euisry.blogspot.com/2008/10/event-at-september-21-2008.html
Kalo yg ini forward dari Milis FLP Bandung
Assalamualaikum wr wb.
Berikut ini beberapa tulisan di media massa dari acara talkshow, workshop, dan festival budaya ''Anak Muda, FIlm, & Dakwah'' FLP Bandung dan Salman Films. Alhamdulillah, acara di Auditorium Abu Bakar Masjid Salman ITB, Ahad, 21 September 2008 ini berlangsung meriah. Kami, panitia, mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan acara ini.
Para pembicara talkshow: Arief Gustaman (Citra Cinema), Yus R Ismail (Kritikus Film, anggota Forum Film Bandung), Ustadz Darlis Fajar (Anggota DPRD Jabar), Muhammad Yulius (Ketua Majelis Budaya Rakyat, Penulis Skenario Sang Murabbi), dan Zul Ardhia (Sutradara Sang Murabbi). Pemateri workshop: Wildan Hanif (Dosen ITENAS). Pemandu talkshow dan workshop: M Irfan Hidayatullah (Ketua Umum FLP) dan Iqbal Alfajri (Ketua Salman Films).
Seniman-seniman yang tampil dalam pembacaan puisi, pementasan nasyid, dan musikalisasi puisi: Iman Soleh, Ayi Kurnia, Deddy Koral, Yopi Setia Umbara, Hery Maja Kelana, Semy Ikra Anggara, Ana Bilqis, Gola, Epri Tsaqib, Kelompok Wedang Jahe, Teater Waktu, Nasyid SMU PGII 2 Bandung.
Sekali lagi, terimakasih. Mohon maaf lahir dan batin apabila terdapat banyak kekurangan.
Wassalamu'alaikum wr wb
Wildan Nugraha Ketua Pelaksana
============ ======
Anak Muda, Film, dan Dakwah (Pikiran Rakyat, 21 September 2008) Gairah anak muda membuat film memang telah menggejala sejak akhir 1990-an. Booming film indie pun tak terbendung lagi hingga hari ini. Media audio visual sebagai wadah ekspresi bagi kaum muda memang menawarkan peluang tak terhingga. Namun, di balik gairah berkarya itu, wawasan dan pemahaman tentang media film di kalangan pembuat film itu terasa masih sangat minim. [...] http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=33950
Film Religius Bukan Karena Kerudungnya (Tribun Jabar, 22 September 2008) Dakwah melalui film bisa dilakukan mulai dari praproduksi sampai proses produksi. Maksudnya, proses penggarapan film dilakukan dengan memanusiakan pekerjanya dengan cara-cara yang baik. Misalnya dengan memberikan honor kepada pekerja sebelum keringat mereka kering. [...] http://tribunjabar.co.id/artikel_view.php?%20id=20944&kategori=7
Sarat Simbol, Miskin Makna (Pikiran Rakyat, 25 September 2008) Manakah yang lebih oke; kebanyakan simbol tapi cerita kering atau minim simbol tapi pesan yang menginspirasi? [...] http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=34572
Ragam Cara Menerjemahkan Dakwah (Pikiran Rakyat, 25 September 2008) FILM merupakan alat. Perantara yang diharapkan bisa membawa pesan kepada yang menontonnya. Film sebenarnya sebuah panggung. Panggung yang direkayasa sedemikian rupa sehingga seperti realitas nyata. Sensasi emosi hadir di dalamnya, seperti pula kehidupan manusia pada umumnya. Konon, mudah membuat film. Bicara teknis kamera, artistik, dan acting banyak orang Indonesia yang mumpuni di sana. Akan tetapi, siapa yang bisa menyajikan ide cerita yang punya karakter dan nilai filosofi di dalamnya? [...] http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=34571
Dicari, Format Film Islam (Pikiran Rakyat, 27 September 2008) FILM ''Ayat-ayat Cinta'' (AAC) memang fenomenal. Bukan saja dari sisi komersial yang mampu menarik 3,7 juta penonton sehingga menjadikannya sebagai film nasional paling banyak ditonton, melainkan juga dari sisi tema, bisa memberi warna baru wajah perfilman nasional. Ya, film yang diadaptasi dari novel laris karya Habiburrahman El Shirazy itu seolah membuka mata para sineas kita bahwa film bertema di luar tema mainstream --cinta remaja, horor, dan komedi-- ternyata menarik dan menjadi box office. [...] http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=35005
''Sang Murabbi'' Untuk Sebuah Cita-cita (Pikiran Rakyat, 27 September 2008) ''SANG'' Murabbi merupakan film pertama yang diproduksi Masyarakat Budaya Rakyat (MBR) Jakarta. Film yang bertutur tentang figur ulama karismatik, yang mampu mengajak umat untuk berbuat dan hidup lebih baik. Film yang dibuat lebih sebagai upaya realisasi dari cita-cita umat Islam dalam memproduksi film Islam bersyariat Islam, ini cara-cara produksi dan pengerjaannya berbeda dengan film-film bergenre dakwah sebelumnya. [...] http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=35004
Menonton Film Dakwah? Kenapa Enggak (Republika, 28 September 2008) Di zaman modern ini, kayaknya jarang banget ya nemuin remaja yang enggak suka nonton film. Itulah sebabnya, bioskop-bioskop hampir selalu dipenuhi penonton, yang biasanya didominasi anak-anak muda. Mau nonton film bertema apa aja ada. Tinggal dipilih, kepengen yang horor, komedi, drama atau action, semuanya tersedia, baik bikinan lokal maupun Hollywood punya. Tapi, sementara kalangan menganggap ada baiknya bila sebuah produk film, jangan jadi sekedar tontonan. Harusnya sih dapat juga jadi tuntunan bagi pemirsanya sehingga waktu yang dihabiskan buat menonton, bisa benar-benar bermanfaat. Itulah yang kemudian ramai diperbincangkan dalam seminar di Aula Salman ITB, Bandung, akhir pekan lalu. Ratusan peserta, kebanyakan remaja, begitu antusias mengikuti seminar dan pemutaran film. [...] http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/22/kat/116/news_id/5438
Kekontraproduktifan Dakwah ''Sang Murabbi'' (Pikiran Rakyat, 28 September 2008) Mendengar pemaparan M. Yulius dan Zoel Ardia, penulis skenario dan sutradara film ''Sang Murabbi'' pada acara ''Anak Muda, Film, dan Dakwah'' di Masjid Salman ITB beberapa waktu lalu, saya menemukan kejanggalan di dalamnya. Apa itu? M. Yulius menegaskan bahwa film ''Sang Murabbi'' dibuat memang untuk kalangan tertentu karena dia yakin setiap film memiliki konsumennya sendiri. [...] http://newspaper.pikiran-rakyat.co.id/prprint.php?mib=beritadetail&id=35117
============ ======
Anak Muda, Film, & Dakwah http://am-fd.blogspot.com
 | you're welcome. just forward... |
 | Mo seperti apa jg film nya, ttp ntar ada LPJ bg pembuatnya... Menarik, Islami, Tuntunan, Dakwah. it's Ok... Laskar Pelangi masuk genre Film Dakwah nggak ya? |
 | Menurutku sih film Laskar Pelangi malah relijius tuh... seperti Nagabonar Jadi 2 |
 | Wah tinggal nunggu Sang Pemimpi, Edensor... di bikin nggak ya...? bagus untuk memperkaya film Islami di bumi Indonesia, |
 | Mudah2an dibikin... kan inspiratif sekali tuh. dah sepet liat film Indonesia yg temanya gitu-gitu aja... |
|